Dampak Listrik Padam, PLN Kasih Diskon Tarif hingga 35%

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan kompensasi berupa potongan tarif penggunaan listrik sebesar 20% untuk pelanggan subsidi, sedangkan untuk pelanggan non-subsidi potongan atas biaya beban sebesar 35%.
Adapun, jika ditotal secara nilai, kompensasi yang mesti disiapkan PLN besarannya mencapai Rp 839 miliar, dengan jumlah pelanggan yang terdampak pemadaman mencapai 21,9 juta.
"Besaran kompensasi ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017," kata Inten, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (6/8/2019).
"Itu diperhitungkan sebagai pengurang pada tagihan periode bulan Agustus," pungkasnya.
Berdasarkan data yang diterima CNBC Indonesia, detail kompensasi tingkat mutu pelayanan (TMP) yang akan diterima pelanggan berdasarkan wilayah yakni Jakarta senilai Rp 311,78 miliar dengan total pelanggan terdampak 4.476.803, Jawa Barat Rp 362,50 miliar dengan 14.287.910 pelanggan, dan Banten Rp 165,60 miliar dengan 3.221.850 pelanggan.
Sementara itu, apabila dilihat berdasarkan kategori tarif, kompensasi terbesar dibayarkan ke pelanggan rumah tangga yakni senilai Rp 346,92 miliar dengan 20.401.060 pelanggan.
Secara berurutan dari yang terbesar kompensasi dibayarkan untuk pelanggan industri Rp 229,63 miliar, bisnis Rp 214,99 miliar, publik Rp 28,43 miliar, sosial Rp 11,69 miliar, layanan khusus Rp6,43 miliar, dan tarif layanan khusus traksi Rp 1,79 miliar.
Jumlah industri yang terdampak adalah sebanyak 28.043 pelanggan, bisnis 1.031.975 pelanggan, publik 118.365 pelanggan, sosial 389.690 pelanggan, layanan khusus 17.369 pelanggan, dan traksi 61 pelanggan.Peristiwa pemadaman listrik massal terjadi pada Minggu (4/8/2019) siang di Jabodetabek dan sebagian wilayah Pulau Jawa. Pemadaman bergilir juga masih terjadi hingga Senin malam (5/8/2019).
Pemadaman listrik, berapa kerugian sektor ritel?
(tas)
No comments:
Post a Comment